Usai Sidang, Jaksa Berencana Pindahkan Ahmad Dhani ke Rutan Medaeng

Ahmad Dhani

Surabaya, Bhirawa
Pemindahan penahanan Ahmad Dhani Prasetyo, tersangka dugaan pencemaran nama baik yang sejatinya dilakukan Rabu (6/2), dari Lapas Kelas I Jakarta Timur (Lapas Cipinang) ke Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo harus tertunda.
“Penetapan dari Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta terkait pemindahan Dhani ke Medaeng itu ada. Rencananya besok (Kamis hari ini) setelah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Dhani akan dipindah ke Rutan Medaeng,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Richard Marpaung dikonfirmasi Bhirawa, Rabu (6/2).
Richard menjelaskan, karena sudah ditetapkan oleh Pengadilan, maka wajib bagi Jaksa untuk melaksanakannya. “Jaksa sebagai pelaksana penetapan Hakim PT Jakarta adalah melakukan pemindahan penahanan ADP (Ahmad Dhani Prasetyo) ke Rutan Medaeng. Apapun alasannya, tetap dan wajib melaksanakan penetapan dari PT Jakarta itu,” jelasnya.
Masih kata Richard, pihaknya memastikan jika Jaksa akan menjemput Ahmad Dhani untuk menjalani persidangan di PN Surabaya. Nah, Kejari Jakarta Selatan lah yang menaruh Dhani ke Rutan Medaeng. Sehingga nantinya pada saat sidang di PN Surabaya, tim Jaksa dari Kejati Jatim dan Kejari Surabaya akan meminjam (bon) ke Rutan Medaeng.
“Proses administrasi ke Rutan Medaeng itu dari Kejari Jakarta Selatan. Karena status tahanan ADP di Medaeng bukan tahanan Kejari Surabaya, melainkan atas perkara yang ditangan Kejari Jakarta Selatan,” tegas Richard.
Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo Teguh Pambudi memastikan Ahmad Dhani Prasetya batal menghuni rutan yang terletak di dekat Terminal Purabaya tersebut. “Info terakhir batal hari ini (Rabu kemarin), besok pagi (Kamis hari ini, red) langsung ke Pengadilan katanya,” ungkapnya.
Informasi tersebut didapat Teguh dari Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. “Saya mendapat informasi dari Kasi Pidum Kejari Surabaya terkait kejelasan pemindahan tahanan ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, Fahri Hamzah dan Fadli Zon bersama kuasa hukum Dhani, Aldwin Rahadian, menegaskan bahwa pentolan band Dewa 19 itu akan dibawa ke Surabaya untuk sidang pada Kamis pagi (hari ini). Statusnya pun dipinjamkan atau dibon, bukan dialihkan penahanannya.
“Kesepakatannya bahwa Ahmad Dhani besok (Kamis) hanya datang ke Surabaya untuk persidangannya. Setelah sidang hakim memutuskan jadwal sidang berikutnya, kembali lagi ke Jakarta,” kata Fahri kepada media di Jakarta, Rabu siang.
Kabar pembatalan pemindahan penahanan ADP ini dibenarkan oleh salah satu kuasa hukumnya, Indra Wansyach. Indra mengatakan, timnya yang berada di Lapas Cipinang telah mendapatkan pemberitahuan bahwa kliennya batal dipindahkan penahanannya ke Surabaya.
“Iya, Ahmad Dhani tidak jadi dipindahkan. Besok (Kamis) pagi langsung hadir di persidangan di Surabaya,” ucapnya dikonfirmasi Rabu (6/2).
Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara teknis alasan mengapa kliennya tidak jadi dipindahkan ke Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng. “Ya itu teknisnya yang tahu Kejaksaan dan Lapas Cipinang. Kita teknisnya tidak diberitahu,” pungkasnya. [bed]

Tags: