Usulan Pokir DPRD Bondowoso Disesuaikan Kemampuan Anggaran Daerah

Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir saat dikonfirmasi. [Ihsan Kholil/Bhirawa]

Bondowoso, Bhirawa
Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir menyebut bahwa pengusulan pokok pikiran (Pokir) dalam rencana pembangunan daerah harus sesuai dengan kekuatan anggaran.

Karena, usulan pokok pikiran dari semua anggota DPRD, akan dirangkum dan disesuaikan kemampuan anggaran daerah pada APBD 2021.

“Namanya pendapat, namanya pemikiran, tentu kita ingin bagaimana rakyat segera menikmati hasil pembangunan. Bagaimana rakyat sejahtera, bagaimana memenuhi harapan-harapan rakyat,” jelas Dhafir usai Sosialisasi Mekanisme Pengusulan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Tahun 2022 Melalui SIPD, di gedung DPRD, Kamis (4/2).

Kata dia, pada APBD 2022 sudah mulai direncanakan saat ini. Sehingga, pokok-pokok pikiran tersebut seharusnya sudah disampaikan kepada eksekutif paling lambat akhir Februari ini.

“Tetapi bukan berarti DPRD tidak boleh berpendapat lagi. Artinya, pemikiran-pemikiran selanjutnya masih bisa menyampaikan saran, pendapat dan sebagainya,”kata Politisi PKB ini.

Selain menyesuaikan kemampuan anggaran, pokok-pokok pikiran harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan sudah disepakati DPRD. Bahkan target capaian kinerja pemerintah daerah juga harus sesuai dengan RPJMD.

“Artinya, pokok pikiran disandingkan dengan RPJMD. Jangan sampai target capaian satu OPD melampaui, sementara ada OPD lain tidak bergerak,” terangnya.

Dijelaskannya, bahwa dari 45 anggota DPRD memiliki pemikiran berbeda. Yang penting pokok pikiran itu harus sesuai dengan frame aturan perundangan.

“Yang dibicarakan itu adalah kegiatan apa yang diperlukan,” urainya. Yang mana di era pandemi Covid-19, pokok pikiran juga menggunakan skala prioritas. Yakni selain memberi pemahaman protokol kesehatan namun juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita tahu di Bondowoso ini ada 70 persen lebih masyarakat petani. Dan itu bagaimana kita berupaya meningkatkan kesejahteraan petani. Bukan menambah beban petani,” tandasnya.[san]

Tags: