Usulkan MPR-RI Dikembalikan Jadi Lembaga Tertinggi

Usulkan MPR-RIJakarta, Bhirawa
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menghendaki MPR RI difungsikan kembali sebagai Lembaga Tertinggi Negara, sesuai amanah UUD 1945. Kata “tertinggi” berarti MPR RI kedudukannya diatas Lembaga Tinggi Negara lain-lainnya. MPR RI akan kembali berada diatas lembaga tinggi negara DPR, DPD, Presiden, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, dan Komisi Yudisial.
“Saat ini MPR RI memang memiliki kewenangan mengamandemen konstitusi. Tapi tidak memiliki kewenangan untuk menafsir. Sedang Mahkamah Konstitusi yang tidak memiliki kewenangan melakukan amandemen, justru memiliki kewenangan menafsirkan dan membatalkan UU. Yang ditafsirkannya tidak sesuai amanah konstitusi,” cetus Hidayat Nur Wahid dalam dialog kenegaraan di MPR RI dengan tema ” Implementasi Janji Kebangsaan”.
Ketua fraksi partai Demokrat MPRRI Mohamad Jafar Hafsah sebelumnya juga mengutarakan hal yang sama. MPR RI harus menjadi Lembaga Tertinggi Negara, diatas 7 Lembaga Tinggi Negara lainnya. Jika MPR kembali menjadi lembaga tertinggi negara, maka MPR bisa menjadi pengayom lembaga lembaga tinggi lainnya. Kalau terjadi keretakan di DPR misalnya,MPR bisa jadi juru penengah.
“Melalui amandemen kelima UUD 45, kedudukan MPR RI sebagai lembaga tertinggi negara, bisa dikembalikan. Saat ini, posisi MPR RI sama tinggi dengan lembaga tinggi lainnya,” ujar Jafar Hafsah. [ira]

Tags: