Vaksinasi Kedua Forkompimda Kota Batu Mundur Empat Hari

Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi saat mengikuti vaksinasi perdana akhir bulan lalu.

Kota Batu,Bhirawa
Vaksinasi Covid-19 pertama telah diterima Forkompimda Kota Batu dan para tenaga kesehatan (nakes) di kota ini pada 28 Januari lalu memiliki waktu interval 14 hari. Artinya, vaksinasi kedua kepada mereka seharusnya diterima hari ini, Kamis (11/2). Namun vaksinasi kedua untuk forkompimda terpaksa mundur empat hari.

Penundaan ini dilakukan atas permintaan Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi. Karena wali kota harus mengikuti kegiatan di luar kota pada rencana vaksinasi kedua hari ini.

“Jadwal pelaksanaan vaksinasi forkompimda diundur. Nanti kami kompak divaksin tanggal 15 Februari,”ujar Dewanti, Kamis (11/2).

Ia menjelaskan dalam penundaan vaksinasi kedua ini dirinya telah berkonsultasi dengan Kepala Dinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari. Ternyata memang bisa dilakukan penundaan vaksin dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

“Ternyata bisa jeda lebih dari dua minggu. Kalau di atas 59 tahun bisa jeda 28 hari dari suntikan pertama,” jelas Dewanti.

Namun wali kota memastikan untuk jadwal vaksinasi kedua bagi para nakes tidak mengalami perubahan. Artinya para nakes yang telah mendapatkan suntikan pertama akan tetap menerima vaksinasi hari ini, (11/2).

Ditambahkan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati bahwa pemberian vaksinasi kedua kepada para nakes dijadwalkan di sejumlah fasilitas kesehatan. Yakni, RS Baptis, Puskesmas Junrejo, Puskesmas Beji, Puskesmas Bumiaji dan Puskesmas Sisir.

“Tercatat ada 111 nakes yang dijadwalkan menerima vaksnasi kedua, dan pelaksanaannya tidak mundur. Yang mundur cuma vaksinasi bagi forkompimda,” ujar Susan.

Diketahui, vaksinasi perdana di Kota Batu telah dilaksanakan Kamis (28/1) lalu. Adapun orang pertama yang mengikuti vaksinasi perdana antara lain, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Ketua DPRD Batu Asmadi, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Kajari Batu Supriyanto, Komandan Poltekad Brigjen TNI Nugraha Gumilar.

Sedangkan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso tak lolos skrining kesehatan sehingga tidak bisa mengikuti vaksinasi perdana. Punjul tidak bisa mengikuti vaksin karena tensi darah yang tinggi dan memiliki komorbid atau penyakit penyerta, yakni diabetes melitus.(nas)

Tags: