Vaksinasi Lansia Tembus 42,93 Persen

Pemprov, Bhirawa
Proses vaksinasi untuk lansia di Kota Surabaya terus dikebut dan telah mencapai 42,93 persen. Total data terakhir, jumlah lansia di Kota Surabaya yang sudah disuntik vaksin covid-19 ada sebanyak 108.931 orang.
Jumlah yang sudah divaksin tersebut belum separo dari jumlah sasaran vaksinasi untuk lansia di Kota Surabaya sebanyak 253.751 orang. Sampai saat ini, 108.931 orang lansia tersebut juga masih menunggu suntikan vaksinasi kedua.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril Al-Faraby mengatakan, jeda untuk vaksinasi lansia cukup lama. Antara suntikan vaksin dosis pertama dan kedua adalah sepanjang 28 hari, berbeda dengan masyarakat bukan lansia yang cukup 14 hari.
“Ini menyangkut dari lamanya tubuh membentuk antibodi. Kalau untuk lansia biasanya lebih lambat. Maka khusus lansia ditunggu 28 hari,” tegas Jibril, Selasa (16/3).
Jibril mengatakan, untuk vaksinasi lansia memang baru dilakukan untuk lansia yang ada di ibu kota Provinsi, sedangkan di daerah lain belum dimulai. Lebih lanjut, Jibril juga mengungkapkan perkembangan vaksinasi di kabupaten kota di Jawa Timur. Hingga hari ini daerah yang paling cepat berprogres untuk vaksinasi covid-19 adalah Kota Mojokerto.
Saat ini progres vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan di Kota Mojokerto sudah 95,42 persen dari total vaksinasi sebanyak 2.840 orang SDM Kesehatan. Sedangkan untuk sasaran tahap 2 dengan sasaran pelayan publik berjumlah 11.645, kini capaian vaksin suntikan pertama sudah mencapai 94,4 persen. Sedangkan untuk lansia belum dimulai dengan total sasaran 8.785 orang. Sehingga progres totalnya kini sudah 79,02 persen.
“Setelah Kota Mojokerto, yang capaian progres vaksinasinya juga cepat adalah Kota Blitar. Capaian keseluruhan sudah 62 persen untuk tahap satu dan dua. Dengan rincian capaian vaskinasi di tahap 1 sebesar 92,67 persen dari total sasaran 2.744 orang, dan untuk tahap dua untuk pelayan publik progres suntikan satu sudah 71,5 persen dan suntikan kedua baru 13 persen,” tegasnya.
Baru setelah itu di peringkat ketiga ada Kota Surabaya. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim, capaian progres vaksinasi covid-19 di Surabaya untuk tahap satu dan tahap kedua sudah mencapai 58 persen. Namun secara kuantitatif, jumlah orang yang telah divaksin di Kota Surabaya lebih banyak dibandingkan Kota Mojokerto maupun Kota Blitar. Dengan rincian, capaian vaskinasi untuk sasaran SDM Kesehatan telah tercapai sebanyak 107,35 persen dari sasaran 33.027 orang SDM Kesehatan.
Sedangkan untuk capaian tahap dua dengan sasaran pelayan publik tercapai 33,53 persen (42,378 orang) di suntikan pertama dan 11,45 persen (14.594 orang) di suntikan kedua dengan jumlah sasaran tahap dua pelayan publik Kota Surabaya sebanyak 127.450 orang.
“Tapi kalau direrata capaian se Provinsi Jatim, tahap satu dengan sasaran SDM Kesehatan Jatim capaiannya sudah 102 persen dengan jumlah orang yang sudah divaksin sebanyak 198.907 orang,” tegas Jibril.
“Sedangkan tahap dua dengan sasaran Pelayan Publik capaiannya masih 23,89 persen di suntikan pertama (494.634 orang yang telah divaksin),” pungkas Jibril. [tam]

Rate this article!
Tags: