Verfak Calon Perseorangan Tunggu Pleno, Ribuan Petugas Coklit Data Pemilih

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan ,Makhrus Ali tahapan saat membeberkan soal verfak calon perseorangan dan coklit data pemilih.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Lamongan,Bhirawa
Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2020 terus berjalan sangat intensif. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan ngebut dalam hal persiapan penyelenggaraanya. Saat ini yang masih berjalan adalah tahapan verifikasi faktual Bakal Calon dari jalur Perseorangan dan proses coklit pemilih.

Proses verifikasi faktual calon independent saat ini tengah rampung di tingkat kecamatan. Tak lama lagi KPU Lamongan akan menyelenggarakan pleno di tingkat Kabupaten untuk menentukan lolos atau tidaknya bakal calon perseorangan tersebut.

“Untuk verifikasi faktual calon perseorangan sudah selesai di tingkat kecamatan. Sekarang masih berjalan rekap pleno terbuka Kecamatan. Setelah itu kita plenokan di kabupaten,” ujar Makhrus Ali kepada bhirawa, Kamis (16/7).

Makhrus menjelaskan, dalam perjalanan verifikasi faktual calon perseorangan di Lamongan, ada data TMS (Tidak Memenuhi Syarat) di Bawah 5 Persen.

“Verifikasi faktual terhadap berkas dukungan Bacalon independent Suhandoyo-Muhammad Suudin, Tabulasi data kami dari hasil verifikasi faktual yang TMS tidak sampai 5 persen,” bebernya.

Meski demikian, KPU Lamongan masih menunggu hasil rekapitulasi di tingkat Kabupaten, untuk dapat memastikan pasangan tersebut lolos verifikasi faktual atau tidak.

Dalam berkas dukungan yang diserahkan oleh pasangan Suhandoyo-Muhammad Suudin kepada KPU Lamongan sebelumnya yakni 92 ribu berkas.

Sedangkan jumlah minimal dukungan yang harus dipenuhi oleh kandidat dari jalur perseorangan minimal 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau sebesar 68.673 dukungan dan harus tersebar minimal di 14 kecamatan.

Sementara dalam tahapan coklit KPU Lamongan menerjunkan 3.070 Petugas Coklit Data Pemilih. Ribuan petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih untuk Pilkada 2020.

Menurut Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali, PPDP tersebut akan dilakukan selama 30 hari, yaitu mulau tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang.

Secara detail, Mahrus, panggilan Mahrus Ali, memaparkan dalam pelaksanaan Coklit, satu petugas PPDP akan melaksanakan pemutakhiran Data Pemilih yang terdaftar di satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Saat melaksanakan tugas Coklit, petugas PPDP akan didampingi oleh petugas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lamongan” pungkas Mahrus. [aha]

Tags: