Wabup Malang Terpilih Disuntik Vaksin Covid-19

Wakil Bupati Malang Terpilih Periode 2021-2024 Didik Gatot Subroto. [cahyono]

Kabupaten Malang, Bhirawa
Wakil Bupati Malang Terpilih Periode 2021-2024 Didik Gatot Subroto meminta kepada masyarakat Kabupaten Malang agar mau di suntik vaksin Corona Virus Disease (Covid-19).
Karena vaksin sudah diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat, hal itu guna untuk menekan penularan Covid-19.
“Masyarakat jangan menolak di vaksin, vaksinasi tidak menyebabkan rasa nyeri atau berdampak apapun. Dan saya sudah membuktikan sendiri, bahwa saat saya di suntik vaksin tidak merasakan nyeri, dan aman-aman saja setelah di suntik vaksin,” tegas Didik, Senin (1/2), kepada wartawan.
Awalnya, kata dia, dirinya pada vaksinasi perdana ditunjuk untuk mendapatkan suntikan vaksin di hari petama. Sedangkan dirinya mendapatkan suntikan perdana, karena dirinya masuk dalam susunan pejabat dilingkungan Pemkab Malang, meski dirinya belum dilantik sebagai Wakil Bupati Malang. Seharusnya, Bupati Malang HM Sanusi yang juga sebagai Bupati Malang terpilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 mendapatkan vaksinasi perdana, tapi beliaunya terkendala usia yang kini sudah berumur 60 tahun, sehingga harus ditunda vaksinasinya.
“Prosesnya saya melakukan pemeriksaan pra vaksin, cek tensi dan waktu itu tensi saya normal yakni 138/90 kemudian langsung di vaksin. Sedangkan saat vaksin perdana telah diikuti Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkompida) Kabupaten Malang,” ungkap Didik, yang kini juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Malang.
Jadi, kata dia, masyarakat Kabupaten Malang tidak perlu khawatir mendapatkan vaksinasi, karena vaksin yang disuntikan itu aman dan halal. Sehingga mari segera meyakinkan diri untuk vaksinasi, tentunya harus mengikuti arahan Dinkes Kabupaten Malang. Karena ini demi kebaikan bersama, jangan menyerah dengan virus corona. Dan selain, dirinya dan Forkompinda sudah mendapatkan vaksinasi, kini giliran para tenaga kesehatan yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
“Saya berharap dengan adanya vaksinasi ini, maka penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan atau akan terjadi penurunan jumlah orang yang terinveksi Covis-19, dan juga bisa menurunkan tingkat kematian akibat tertular Covid-19,” tutur Didik, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang.
Ditempat terpisah, Kepala Dinkes Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo membenarkan, jika Wakil Bupati Malang teripilih Didik Gatot Subroto sudah mendapatlan vaksinasi bersama Forkompinda Kabupaten Malang, pada Sabtu (31/1). Dan untuk saat ini, pihaknya kembali memberikan suntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan dilingkungan Dinkes Kabupaten Malang.
“Setelah para tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi, selanjutnya para pejabat dan staf Pemkab Malang yang tersebar di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.
Dan nantinya, lanjut dia, bahwa setiap warga Kabupaten Malang akan mendapatkan 2 vial vaksin. Sehingga sasaran target kita yakni secara total ada 1.350.000 jiwa, dan warga akan menerima dua kali suntikan.
Sedangkan jenis vaksin yang kita suntikan kepada Wakil Bupati Malang terpilih dan Forokompidan yaitu vaksin Sinovac. Dan vaksin jenis itu juga akan di suntikan kepada warga Kabupaten Malang, sehingga tidak ada perbedaan jenis vaksin dan semuanya sama.
“Untuk mencapai target penyuntikan vaksin tersebut, maka dirinya mengupayakan untuk penambahan jam operasional vaksinasi dan penambahan fasilitas kesehatan (Faskes) untuk masyarakat umum. Hal itu untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, agar mau di vaksin,” pungkas Arbani. [cyn]

Tags: