Wakil Bupati Gresik Temui Pengusaha Galian C

dialogGresik, Bhirawa
Untuk percepatan realisasi penerimaan pajak galian C yang ditarget Rp10 miliar pada tahun anggaran 2014 ini, Wakil Bupati Gresik, Drs Mohammad Qosim MSi mengajak para pengusaha galian C beramah tamah. Ramah tamah antara pemerintah dan pengusaha tambang galian C  ini berlangsung di Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (13/5) kemarin.
Pada kesempatan itu, dihadapan sekitar 20 orang pengusaha galian C. Wabup Qosim menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini. Bagaimanapun para pengusaha ini telah banyak membantu Pemkab Gresik dalam melaksanakan pembangunan yang ada di Gresik.
Wkil Bupati Qosim menyatakan bangga atas sumbangsih para pengusaha tambang ini, pada tahun 2013 lalu PAD dari galian C meningkat drastis. Dari target sebesar Rp750 juta ternyata pendapatannya mencapai Rp4 miliar. Qosim berharap tahun 2014 ini bisa melebihi dari yang ditargetkan yaitu sebesar Rp10 milyar.
”Kalau tahun 2013 ada peningkatan sebesar 400% dari target, maka pada tahun 2014 ini harus ada peningkatan lebih dari peningkatan tahun sebelumnya. Minimal 500%. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini” ujarnya memberikan kalimat bijak,” ujar Qosim setengah berseloroh.
Menanggapi acara silaturahmi yang diadakan kali ini, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Yetty Sri Suparyati melalui Kabag Humas Agus Setya Prambudi mengatakan, dari target pendapatan galian c sebesar Rp10 miliar, sampai 9 Mei 2014 telah tercapai Rp3,6 miliar. Jumlah ini hanya sebesar 36,20% dari target. ”Pada kesempatan ini kami mengadakan koordinasi kepada para pengusaha agar melaksanakan kesepakatan sesuai Peraturan Bupati Nomor 34 tahun 2013 tentang Harga standard bahan sebagai dasar pengenaan pajak mineral bukan logam dan batuan,” katanya.
Kesepakatan yang dimaksud Yetty sesuai Perbup, yakni pengusaha diwajibkan membeli kupon terlebih dahulu sebelum melaksanakan penambangan. Adapun besaran tarif  kupon galian C sebesar 25% dari nilai mineral bukan tambang yang dipungut ditempat produksi melalui kupon yang dibeli di kantor DPPKAD. Harga kupon untuk galian C jenis lime stone pada truk tronton kapasitas 22 meter persegi atau lebih besaran tarifnya Rp50 ribu.
Sedangkan pada dump truk kapasitas sampai 9 meter persegi besaran tarif pajaknya (kupon) sebesar Rp25 ribu. Tarif pajak galian C jenis pedel atau paras dengan ukuran tronton kapasitas 22 meter persegi  atau lebih sebesar Rp40 ribu. Sedangkan untuk ukuran dump truk kapasitas sampai 9 meter persegi tarifnya Rp20 ribu. [eri]

Keterangan Foto : Pengusaha Galian C yang membuat kerusakan lingkungan di Desa Kertosono Kecamatan Sidayu, akhirnya bersedia melakukan dialog.

Tags: