Wakil Rakyat di Parlemen Sarankan Evakuasi Secepatnya Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Jakarta, Bhirawa.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, mengalami kecelakaan dan jatuh di sekitar Pulau Seribu-provinsi DKI Jakarta, saat terbang dari Bandara Soekarno Hatta-Cengkareng-Banten menuju Pontianak- Kalimantan Barat, Saptu siang pukul 14.40 WIB.

Pesawat  tersebut dikabarkanmenghilang di sekitar wilayah kepulauan Seribu-provinsi DKI Jakarta. Pencarian terhadap penumpang dan kru pesawat sekaligus pencarian dan pengumpulan bagian pesawat, khususnya Black box, terus dilakukan.

Duka cita mendalam disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani dan berharap proses pencarian pesawat beserta penumpang ya, berjalan lancar. Pihak berwenang diminta mengerahkan kekuatannya untuk mendukung proses pencarian. Dia mendoakan keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan.

“Saya minta komponen-komponen SAR menerbitkan kekuatannya, untuk proses pencarian korban. Saya harap tidak ada yang berspekulasi tentang penyebab jatuhnya pesawat. Sampai ada hasil penyelidikan KNKT (Komisi Nasional Keselamatan Kerja),” ujar Puan Maharani.

Hal yang sama diungkapkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi terhadap terjadinya musibah pesawat Sriwijaya Air ini.Dia meminta untuk menyerahkan sepenuhnya masalah ini pada Kementerian Perhubungan dan KNKT.

“Biarkan Kemenhub dan KNKT bekerja menelusuri penyebab musibah ini. Disana banyak pakar penerbangan yang memiliki kompetensi. Kinerjanya tidak perlu diragukan. Masyarakat hendaknya berhari-hari, khususnya terhadap info yang beredar di media sosial. Janganlah menambah duka cita ini dengan info yang menyesatkan dan meresahkan,” tandas Bambang Soesatyo.

Ketua DPD RI La Nyalla Matalitti juga berduka dan menyampaikan bela sungkawa atas musibah tersebut. Dia minta evaluasi bisa dilakukan secepatnya, dengan mengerahkan segenap kemampuan dibawah koordinasi Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan).

“Sektor penerbangan kini sudah menjadi idola masyarakat. Menjadi moda transportasi yang banyak dipilih, karena cepat dan praktis. Oleh karena, evakuasi harus dilakukan segera oleh KNKT,” saran La Nyalla. [ira]

Tags: