Wali Kota Blitar Berikan Bantuan Sarana Produksi

29-htnKota Blitar, Bhirawa
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar berikan bantuan sarana produksi industri kepada pelaku usaha industri mikro yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Balai Kota Koesumo Wicitro, Rabu (24/12) kemarin.
Pemberian bantuan itu untuk membantu peningkatan usaha serta menambah hasil produktifitas usaha mikro di Kota Blitar. Penyerahan bantuan sarana produksi industri kepada pelaku usaha industri mikro ini secara simbolis diserahkan sendiri oleh Walikota Blitar, Muh. Samanhudi Anwar, SH.
Sebelumnya, bantuan peralatan usaha juga diserahkan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) kepada wirausaha baru. Bantuan itu  merupakan bukti nyata dari Visi APBD Pro Rakyat sekaligus  cermin semboyan Rukun Agawe Santoso.
“Sudah berulang kali Pemerintah Kota Blitar memberikan pelatihan dan memberikan bantuan sarana produksi. Bahkan Pemerintah Kota Blitar sudah berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan bantuan, baik berupa pelatihan maupun dengan pemberian sarana produksi, tinggal  bagaimana memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama pelatihan dan sarana produksi yang digunakan,” kata Walikota Blitar Muh. Samanhudi Anwar, SH.
Selain itu Muh. Samanhudi Anwar, SH  juga mengingatkan bahwa modal usaha yang telah  diberikan  merupakan salah satu diantara banyak faktor yang menentukan kesuksesan dalam berusaha. Selain modal usaha, masih ada faktor-faktor lain yang menentukan, salah satunya adalah adanya karakter atau jiwa berwirausaha.
“Karakter ini meliputi sikap mau bekerja keras, ulet, pantang menyerah, berani mengambil resiko, jujur, dan sabar dalam menghadapi segala tantangan. Untuk itulah, motivasi memegang peranan yang sangat penting dalam meraih kesuksesan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengingatkan kepada para peserta pelatihan dan penerima bantuan peralatan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh, bahkan perlu dibagikan ilmunya kepada yang lain, serta yang tidak kalah penting juga menggunakan peralatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
“Jangan sampai peralatannya dijual karena saya yakin peralatan yang diberikan ini bermanfaat, kita berupaya agar dari pelatihan ini terlahir pelaku usaha yang dapat menciptakan dan mengembangkan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, dan menciptakan ekonomi yang mandiri,” jelasnya lagi.
Secara terpisah Kepala Disperindag Kota Blitar, Drs, Muchson, MAP, mengatakan ada 13 jenis barang yang diberikan kepada 13 pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Blitar, diantaranya peralatan produksi kerajinan perak, peralatan produksi cetak resin, peralatan pembuatan manisan, peralatan bubut kayum batik, batik kayu dan batik tulis, peralatan pembuatan mie, peralatan pembuatan kue, peralatan pembuatan tempe, peralatan sabut kelapa, sangria kacang dan perendam singkong.
“Dengan harapan semua bantuan ini bisa dipergunakan dan mampu menyerap tenaga kerja sekitar sebagai pemberdayaan ekonomi lokal,”  ujarnya.
Sementara perlu diketahui Pemerintah Kota Blitar berupaya untuk mengelola dana DBHCHT sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus secara riil membawa manfaat yang besar kepada masyarakat. Peraturan dimaksud di antaranya mulai dari Undang Undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, peraturan menteri keuangan tentang penggunaan DBHCHT dan sanksi atas penyalahgunaan alokasi DBHCHT, dan surat edaran tentang prioritas penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau. DBHCHT berusaha dikelola Pemkot Blitar dengan tertib, baik tertib anggaran, tertib administrasi, tertib program, maupun tertib waktu.
Bahkan selama ini Pemerintah Kota Blitar telah berupaya melaksanakan berbagai program dan kegiatan dari DBHCHT diantaranya memperbaiki layanan kesehatan, melakukan berbagai pelatihan bagi UMKM, membantu permodalan, memperluas akses terhadap lapangan pekerjaan, dan melakukan sosialisasi bahaya rokok ilegal. Semua ini dilakukan dalam kerangka aturan hukum yang berlaku khususnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 20/PMK.07/2009 tentang penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dan sanksi atas penyalahgunaan alokasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau.  [htn]

Keterangan Foto : Wali Kota Blitar, Muh. Samanhudi Anwar, SH saat menyerahkan bantuan sarana produksi industri kepada pelaku usaha industri mikro. [hartono/bhirawa]

Tags: