Wali Kota Madiun Ajak Lestarikan Lingkungan Lewat Proklim

Wali Kota Madiun, Maidi saat menghadiri Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) 2021 di Aula Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (27/3), mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan lingkungan melalui Proklim. [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Wali Kota Madiun, Maidi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan lingkungan melalui Program Kampung Iklim (Proklim). Hal ini disampaikan orang nomor satu di Kota Madiun itu, saat menghadiri Sosialisasi Proklim 2021 di Aula Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (27/3).

Kesempatan itu, Wali Kota menuturkan bahwa perubahan perilaku masyarakat turut memengaruhi kondisi iklim di sekitarnya. Misalnya, semakin banyaknya kendaraan bermotor yang saat ini digunakan oleh masyarakat membuat udara tercemar. Bahkan, merusak lapisan ozon hingga pemanasan global. Selain itu, juga merusak kesehatan manusia.

”Kondisi seperti ini wajib kita sadari dengan mengubah perilaku untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya.

Tak hanya membuat udara semakin bersih, upaya menjaga kelestarian lingkungan juga akan berdampak terhadap kesehatan manusia di dalamnya. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, maka angka harapan hidup manusia akan semakin tinggi.

Upaya menjaga kelestarian lingkungan telah dimulai oleh Pemkot Madiun. Sejak awal kepemimpinan, Wali Kota mencanangkan program Madiun Sejuta Bunga. Yakni, dengan memperbanyak lahan-lahan terbuka hijau dan tanaman di sekitar kota. Tujuannya, untuk menyerap gas emisi kendaraan bermotor.

Selain itu, proyek-proyek strategis Pemkot Madiun juga memiliki fungsi ganda. Salah satunya, pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan. Tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, pembangunan trotoar ini juga disertai pemasangan box culvert di bawahnya yang bertujuan sebagai area resapan air.

”Sehingga ketika hujan tiba, jalanan di Kota Madiun tidak tergenang. Air langsung masuk melalui celah-celah dan ditampung di dalam box culvert,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Madiun, Agus Siswanto menambahkan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga terkait perubahan iklim. Serta, mendorong aksi nyata dan berkontribusi untuk mengurangi efek rumah kaca.

”Tahun lalu, Kelurahan Banjarejo dan Rejomulyo mendapatkan penghargaan nasional di bidang lingkungan. Harapannya, tahun ini semakin banyak kelurahan yang mendapatkan penghargaan serupa dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin bertambah,”kata Agus Siswanto. [dar]

Tags: