Wali Kota Madiun Berharap Pasar Tradisional Diminati Masyarakat

Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya AMS berikan pengarahan saat gelaran gebyar undian berhadiah bagi pembeli di pasar rakyat digelar secara virtual pada Selasa (24/11). [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Gelaran gebyar undian berhadiah bagi pembeli di pasar rakyat digelar berbeda pada tahun ini. Jika biasanya pengumuman undian dengan hadiah utama motor itu dilaksanakan secara langsung, kini pemkot setempat menggelarnya secara virtual pada Selasa (24/11).

Hal itu sebagai langkah mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang masih ada hingga kini. Undian berhadiah tersebut digelar guna mendongkrak kunjungan masyarakat ke pasar tradisional yang ada di Kota Pendekar.

Dalam pengundian hadiah yang dipimpin oleh Wali Kota Madiun, Maidi itu, hadiah utama berupa sepeda motor berhasil didapatkan oleh Hartini, warga Jalan Sendang, Kota Madiun. Tak hanya itu saja, beragam hadiah juga telah disiapkan. Di antaranya sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, televisi, hingga kompor gas.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota menyebut, pasar tradisional yang ada di Kota Madiun sudah memiliki kurang lebih 7 juta pengunjung dari daerah sekitar. Tak kurang dalam sehari terdapat 25 ribu orang yang datang ke kota untuk ke pasar tradisional. “Maka dari itu, untuk menarik orang datang, pasar harus menarik agar masyarakat semakin tertarik. Pasar ada untuk masyarakat, untuk mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Pasar tradisional harus hidup, imbuhnya, maka Wali Kota berharap agar para pedagang tidak dibebani dengan apapun. Orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengatakan, ekonomi ibarat darah dalam tubuh, kalau darahnya tidak lancar maka tidak akan tercipata kebahagiaan dan kesejahteraan. “Saya target pasar dalam waktu 2 tahun harus berubah agar semakin diminati masyarakat,” pungkasnya.[dar]

Tags: