Wali Kota Madiun Serahkan 2.550 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Usai menyerahkan 2.550 paket sembako secara simbolis ke sejuml;ah perwakilan masyarakat terdampak virus covid-19 di Kecamatan Taman, Wali Kota Madiun, Maidi foto bersama OPD terkait dan Kepala Bulog Sub Divre Madiun, Ahmad Mustari (paling kiri). [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Wali Kota Madiun, Maidi, menyerahkan 2.550 paket sembako kepada sejumlah perwakilan masyarakat yang berada di Kecamatan Taman Kota Madiun, Rabu (29/4). Mereka adalah para penerima bantuan non tunai terdampak covid-19, baik yang berasal dari pekerja informal maupun pedagang kaki lima (PKL).
Nantinya penyaluran sumbangan paket sembako akan dilakukan secara bertahap di dua kecamatan lainnya yang ada di Kota Madiun. Dengan masing-masing kelurahan mendapat bantuan sejumlah 1.824 paket sembako bagi warga Kecamatam Kartoharjo dan 2.709 bagi warga Kecamatan Manguharjo.
Kesempatan itu, Wali Kota menekankan kepada warga Kota Madiun khususnya, untuk tidakkhawatir dalam hal kebutuhan pangan. Karena Pemkot telah mencukupi kebutuhan-kebutuhan pangan bagi kelangsungan hidup masyarakat Kota Madiun, khususnya bagi mereka yang terdampak covid-19.
“Kalau masih ada yang belum terdaftar segera dilaporkan.Kita saat ini sedang menghadapi cobaan, rezeki yang kita dapat apapun itu, harus disyukuri. Saat ini kita masih melakukan pendataan untuk siapa saja yang akan diberi bantuan,”katanaya.
Wali Kota Maidi, berpesan, agar masyarakat tak perlu panik dalam menyikapi kondisi yang ada saat ini. Prinsipnya, Pemkot Madiun akan terus memastikan bahwa masyarakat tercukupi dan tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama di masa pandemi corona seperti sekarang ini. “Pemkot juga menyiapkan posko logistik yang ada di rumah dinas Wali Kota Madiun. Siapapun yang membutuhkan bantuan bisa kesana,”ungkapnya.
Untuk itu, dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan memakai masker jika beraktivitas di luar rumah dan selalu mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam menanggulangi pandemi corona. [dar]

Tags: