Wali Kota Malang Ajak Masyarakat Kembali ke Pasar Rakyat

Wali Kota Malang Sutiaji bersama dengan Anggota DPRRI Nurhayati Ali Asegaf di RRI Malang kemarin.

Kota Malang, Bhirawa
Komitmen Sutiaji untuk menghidupkan pasar tradisional teris didengungka. Secara khusus Wali Kota Malang yang juga seorang ustadz ini, disetiap kesempatan selalu mengajak masyarakat kembali ke pasar rakyat atau pasat tradisional.
Ajakan itu diulanginya lagi, saat di Pasar Bunulrejo, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang saat kegaiatan Radio Pasar Rabu 6/3 kemarin, saat hadir diacara itu Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, di RRI,  dan melakukan diskusi dengan  Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI Mistam S.Sos, M.si; anggota Komisi XI DPR RI Dr. Hj. Nurhayati Ali Assegaf, M.SI dan Kepala Dinas Perdagangan Drs. Wahyu Setianto MM.
Walikota Malang Sutiaji mengatakan pasar rakyat dimalang terus berbenah dan akan dilakukan melalui dana pemerintah pusat maupun daerah. Tujuannya agar masyarakat kembali mencintai pasar tradisional.
“Kita ciptakan kenyamanan kita hilangkan kesan jorok dan kotor dipasar tradisional, bahkan saya menganjurkan agar ASN belanja di pasar tradisional”. Ujarnya.
Pria penghobi bulutangkis ini sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada RRI karena melalui program Radio Pasar RRI ini, mampu menyebarkan informasi secara luas.
“RRI bukan lagi Radio Republik Indonesia melainkan Rumah Rakyat Indonesia artinya milik masyarakat, kalau dulu menjadi corong pemerintah sekarang menjadi corong rakyat” Ujar Sutiaji.
Senada dengan Sutiaji, Ketua Dewas LPP RRI Mistam mendorong dengan kegiatan Radio Pasar ini menjadi jembatan komunikasi tanpa batas antara masyarakat dengan pemimpinnya serta wakil rakyat.
Radio Pasar mengajak masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional, mencintai pasar tradisional. “Dipasar tradisional kita bisa saling tawar menawar dan itu tidak terjadi dipasar modern dan ini bisa menjadi ajang kangen-kangenan antara pembeli dan penjual” ujar Mistam.
Sementara itu, Nurhayati Anggota DPR RI Komisi XI menyampaikan keberadaan pasar-pasar inilah yang menjaga inflasi supaya tidak ada lonjakan harga, dengan keberadaan radio pasar ini bisa terpantau dengan baik sehingga masyarakat tidak di rugikan.
“Saya juga senang belanja ke pasar kalau belanja di pasar tradisional teman-teman saya dulu waktu sekolah SMA kebanyakan orang tuanya adalah pedagang pasar di pasar oleh karenanya saya selalu mendukung bahwa belanja di pasar tradisional ini jauh lebih bermanfaat daripada belanja di pasar pasar modern”  ujar Anggota DPRRI Dapil Malang  itu.
Disela-sela kegiatan ini, Walikota Sutiaji dan Kepala Dinas Kesehatan Asih Tri Rachmi menyerahkan secara simbolis kartu Indonesia Sehat kepada 5 Camat Kota Malang. [mut]

Tags: