Wali Kota Probolinggo Bantu dan Kawal Pengobatan Balita Penderita Tumor Ganas

Wali kota Hadi bantu dan kawal operasi balita tumor ganas.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Kota Probolinggo, Bhirawa
Sungguh miris melihat kondisi balita berusia 2,5 bulan yang menderita tumor ganas ini. Benjolan yang awalnya kecil diatas kelopak mata terus membesar dan perlu dilakukan tindakan medis lanjutan.

Hal ini diungkapkan oleh Plt Direktur RSUD dr Saleh dr Abrar HS Kuddah yang berkunjung ke rumahnya mendampingi Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Rabu (12/5) usai sholat Tarawih. Ia menjelaskan, balita bernama Anindya Assyifa ini merupakan pasien dari dokter spesialis bedah Muhammad Ali Yusni di RSUD.

“Pasien akan dirujuk ke RS dr Sutomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. Setelah dibawa ke poli bedah onkologi baru join operation dengan spesialis mata,” ujarnya.

Wali Kota yang datang ke Jalan KH Hasan Bayusari 8 Gg Lele Kelurahan Kebonsari Wetan ini ditemui Agus Trihandoko dan Lailatul Maghfiro. “Kemarin saya tahu dari laporannya di medsos FB Pemkot. Langsung saya perintahkan Dinas Kesehatan untuk membantu proses pengobatan lanjutan di Surabaya,” tutur Habib Hadi.

Wali Kota yang didampingi Plt Kadinkes dr NH Hidayati menjelaskan jika pihaknya sudah koordinasi dengan poli bedah onkologi di RS dr Sutomo.

“Kami berangkat besok, Selasa (11/5) jam 5 pagi. Dengan memakai ambulans dan diantar perawat dari Puskesmas Kanigaran. Jika advice dokternya harus kontrol lagi, maka pulang dulu, dan apabila langsung dilakukan tindakan maka harus rawat inap disana,” urai dr Ida, panggilan akrab Plt Kadinkes ini kepada wali kota.

Habib Hadi juga memotivasi pasutri ini agar bersabar menghadapi ujian semacam ini. Ia akan mengawal proses pengobatan balita tersebut. “Kalau memang langsung operasi, di sana kita siapkan rumah singgah. Keluarga pasien bisa istirahat bergantian. Semuanya gratis karena pemerintah punya 3 rumah singgah yakni di Jember, Malang dan Surabaya,” imbuhnya.

Selama pengobatan juga dicover oleh BPJS kesehatan dari pemerintah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya. Sebelum berpamitan, wali kota secara pribadi memberikan bantuan uang tunai kepada pasutri itu.(Wap)

Tags: