Wali Kota Risma Belum Terima Usulan UMK

UMK-2014Pemkot Surabaya, Bhirawa
Wali kota Tri Rismahrini mengaku belum menerima usulan Upah Minimum Kota(UMK) dari Dewan Pengupahan. Atas hal tersebut Pemkot Surabaya juga belum menyerahkan draf usulan UMK Tahun 2015 Surabaya dan mengusulkan penetapan upah minimum kota UMK ke Gubernur Jatim.
Dengan terlambatnya penyerahan penetapan UMK kota Surabaya, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mendapatkan surat dari Gubernur Jatim yang berisi batas waktu penyerahan penetapan UMK 2015 hingga 21 November 2014 mendatang.
”Kemarin dapat surat dari Gubernur, paling lambat 21, ya nanti kita lihat tanggal 21 aja,” kata Wali Kota Risma usai Peresmian layanan aplikasi e-Health, e-Lampid dan pengembangan Broadband Learning Center (BLC) di lantai 2 Balai Kota Surabaya, Senin (10/11) kemarin.
Risma juga menegaskan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima draf usulan UMK Tahun 2015 Surabaya. ”Saya belum tahu, karena belum ada usulan yang masuk ke saya,” tegasnya.
Tentang apakah besaran usulan UMK nantinya mencapai Rp2,8 juta, Risma mengaku pihaknya belum mengetahui draft usulan UMK. ”Saya nggak tahu, belum dapat usulan. Sekali lagi itu bukan dari saya,” kata dia.
Risma menjelaskan, sebenarnya menurut undang-undang yang berhak mengusulkan yaitu tim Dewan Pengupahan, bukan Pemkot. ”Tim itu yang berhak karena mereka melakukan survei dari bawah. Pemkot memang masuk ke dalam tim itu, tapi keputusan ada tim,” ujarnya.
Menurut mantan Kabag Bina Program ini penentuan UMK ini melalui proses tertentu dimana Pemkot juga melibatkan kalangan akademisi.  ”Kita libatkan universitas, supaya apakah angka yang kita tentukan sesuai dengan kebutuhan pekerja atau buruh,” ujar Risma.
Penentuan UMK diputuskan setelah melalui pertemuan dengan pengusaha dan organisasi pekerja di Surabaya. ”Kita ingin melihat perkembangan UMK Kabupaten / Kota di sekitar wilayah Surabaya,” terangnya.
Menurut Risma, penentuan UMK Surabaya melalui pertimbangan yang sangat matang. Dan yang paling penting adalah menjaga kondusifitas kota Surabaya setelah angka UMK diputuskan. [dre]

Tags: