Wali Kota Batu Tak Toleransi SKPD Lamban

Punjul Santoso

Punjul Santoso

Kota Batu, Bhirawa
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tak mau kompromi dengan Kepala SKPD yang memiliki kinerja lambat. Mereka tak akan memberikan toleransi kepada SKPD yang program kerja maupun proyeknya belum mulai dikerjakan pada Februari. Ketegasan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat memimpin apel pagi bersama para kepala SKPD di Balaikota Batu, Senin (26/1).
“Wali kota menginginkan pada Februari depan semua SKPD sudah memulai pengerjaan proyek maupun program kegiatannya. Karena SK penggunaan anggaran dari 40 SKPD sudah ditanda tangani wali kota semuanya. Jadi tidak ada alasan lagi jika program dan proyek itu tidak dilaksanakan,”ujar Punjul Santoso.
Untuk itu, kepala SKPD diminta untuk memanfaatkan sisa hari pada Januari ini untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Maksudnya, semua persyaratan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan setiap tahapan program/proyek sudah terselesaikan pada bulan ini. “Termasuk mempersiapkan SK PPK dan SK PPTK yang harus dibuat oleh masing-masing Kepala Bidang (Kabid) di semua SKPD,”tambah Punjul.
Dalam pesannya, kata Punjul, wali kota tak ingin para kepala SKPD menunda waktu pengerjaan program dan proyek yang seharusnya sudah bisa dilaksanakan. Dan jika sampai ketahuan ada program dan proyek yang masih ngendon atau belum mulai dilaksanakan, maka wali kota siap memberikan evaluasi.
Dan evaluasi yang dilakukan tak akan menunggu hingga Maret. Begitu ada program atau proyek yang belum dimulai pengerjaannya, maka wali kota akan langsung memanggil kepala dinas bersangkutan. Apakah evaluasi tersebut termasuk pemberian sanksi? Punjul mengatakan akan mempertimbangkan besar kecil dari kesalahan yang dilakukan.
Dalam evaluasi tersebut, juga tidak menutup kemungkinan juga dilakukan kepada sang penanggung jawab. Dalam hal ini adalah Sekretaris Daerah (Sekda) dan para asisten wali kota. Jika mereka kedapatan lalai dalam melaksanakan tugas, maka Sekda dan asisten juga terancam mendapatkan evaluasi atau teguran dari wali kota.  “Jadi pada Februari semua SKPD sudah harus ada action terhadap program dan proyeknya. Action tersebut dilakukan sesuai dengan tahapan yang sudah direncakanan,” pungkas Punjul. [nas]

Tags: