Warga Dua Dusun di Kota Batu Adu Argumen Bahas Pemekaran Desa Tulungrejo

Suasana musyawarah dusun membahas rencana pemekaran Desa Tulungrejo yang diselenggarakan di Balai Dusun Wonorejo beberapa waktu lalu

Kota Batu,Bhirawa
Kelompok Kerja (Pokja) Pemekaran Desa Tulungrejo bersama Pemerintah Desa setempat kembali musyawarah dusun membahas materi pemekaran. Ada perbedaan argumentasi terkait usulan nama desa baru yang menjadi salah satu materi pembahasan. Adapun musyawarah dua dusun di Desa Tulungrejo ini dilaksanakan di tempat yang berbeda.

Diketahui, dalam upaya pemekaran Desa Tulungrejo maka pokja bersama pemerintah desa ybs harus menyiapkan beberapa hal. Yaitu, penetapan nama desa baru hasil pemekaran desa, penetapan batas kedua desa (desa lama dan desa baru), dan penentuan pusat pemerintah desa keduanya.

“Dan dua dusun yang ada di Tulungrejo, yakni Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo telah menggelar musyawarah dusun untuk membahas ketiga hal tersebut,”ujar Sekretaris Pokja Pemekaran Desa Tulungrejo, Arif Erwinadi, Minggu (26/6). Adapun musyawarah tersebut dilakukan masing- masing dusun di tempat dan waktu yang berbeda.

Dalam musyawarah di Balai Dusun Wonorejo dihadiri 41 orang yang terdiri dari, Kepala Desa Tulungrejo Suliono, Sekretaris Desa Tulungrejo Herdi Saxono, Ketua dan anggota BPD Tulungrejo, Ketua RW, Linmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta anggota Pokja Pemekaran Desa Tulungrejo.

Dalam musyawarah ini, muncul usulan bahwa nama desa baru hasil pemekaran adalah Desa Arjuno. Hal ini mengingat lokasi desa hasil pemekaran ini terletak di lereng Gunung Arjuno.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Tulungrejo Suliono menyampaikan hasil dari Musyawarah Dusun di Junggo yang telah menyepakati nama Desa Junggorejo. Mengingat nama Junggo dipakai sejak jaman penjajahan Belanda dan nama Desa Junggorejo merupakan perwujudan dari kearifan lokal gabungan dua Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo.

Meskipun sempat muncul adu argumentasi namun tokoh masyarakat lainnya menyepakati nama Desa Junggorejo dan disetujui oleh hadirin yang hadir. Akhirnya nama Junggorejo disetujui sebagai nama desa baru hasil pemekaran.

“Selanjutnya akan diagendakan Musyawarah antara dua Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo untuk menyepakati nama Desa Junggorejo bersama-sama perwakilan kedua dusun,” ujar Suliono.

Ia menjelaskan bahwa Pemekaran Desa Tulungrejo ini sesuai harapan Pemerintah Kota Batu yang bermaksud melakukan
pemekaran Kecamatan Batu menjadi 2 Kecamatan, dan juga pemekaran Kecamatan Bumiaji menjadi 2 dua Kecamatan.
Adapun untuk rencana pusat pemerintahan desa, berdasarkan hasil Musyawarah Dusun Junggo telah disepakati akan ditempatkan di tanah dekat Punden Watugambang yang memiliki luas 1.000 Meter persegi. Tanah ini merupakan hibah dari keluarga almarhum Surya Ananta Sudibyo kepada Dusun Junggo yang rencananya bisa dibangun untuk balai desa. [nas]

Tags: