Warga Kabupaten Sidoarjo Mengeluhkan Usaha Pembakaran Sampah Tengah Kota

Kondisi jasa pembakaran sampah di Kelurahan Sidokare Kec Sidoarjo kota, yang sempat difoto warga sekitar pada malam hari. [alikus/bhirawa].

Sidoarjo, Bhirawa
Usaha jasa pembakaran sampah yang dilakukan oleh seorang warga, yang berada di RT 22 RW 05 Dusun Kapasan, Kelurahan Sidokare, Kec Sidoarjo, dikeluhkan oleh warga sekitarnya. Warga di sekitar jasa pembakaran sampah, di kawasan padat penduduk di tengah Kota Sidoarjo itu, mengeluhkan dampak pembakaran sampah, seperti polusi asap dan debu-debu yang bertebangan hasil pembakaran sampah.

“Kami sudah melaporkan lewat call center 112, untuk pengaduan ini, sekitar Bulan Juni lalu, namun belum juga ada perubahan. Pembakaran sampah di kawasan padat penduduk ini masih tetap juga berlangsung selama 24 jam, sampai sekarang,” kata Kodari, warga sekitar, Rabu (10/8) kemarin.

Warga sekitar menurutnya masih bersikap humanis dengan keadaan tersebut. Karena warga sekitar tidak sampai ekstrim melakukan demo kepada pemilik jasa usaha pembakaran sampah ini. Warga sekitar lokasi, kata Kodari, masih memaklumi dengan mata pencaharian tetangga mereka tersebut. Namun hendaknya melakukannya dengan cara-cara yang tepat, supaya tidak sampai merugikan dan mengganggu tetangga sekitarnya.

Dirinya mengatakan bisa jadi asap dan debu hasil pembakaran sampah tersebut, tidak dirasakan saja oleh tetangga yang ada di RT 22. Namun bisa jadi juga warga yang tinggal di RT 21. Karena limbah pembakaran sampah yang wujudnya ringan dan kecil itu, sangat gampang diterbangkan oleh angin.[kus.ca]

Tags: