Warga Malang Bisa Zakat Lewat Layanan ‘Care Line’

Kota Malang, Bhirawa
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, berhimpitan dengan Idul Fitri, ruang gerak masyarakat akan sangat terbatas dan ikut berimbas pada perekonomian masyarakat, karena itu, ACT Malang meluncurkan program Zakat Care Line.
Layanan tersebut merupakan pelayanan konsultasi dan penjemputan zakat ke rumah donatur, serta layananan pendistribusian zakat untuk masyarakat Malang Raya yang membutuhkan melalui permintaan penerima zakat di nomor careline yang sudah ditentukan.
Layanan Zakat Care Line bisa dihubungi mellui nomor 0822 15 559 559 atau melalui tautan bit.ly/layananzakat dengan pelayanan 24 jam oleh tim admin yang bertugas.
Diki Taufik Sidiq Branch Manager ACT Malang, mengemukakan, mekanisme Zakat Care Line yakni, masyarakat menghubungi melalui aplikasi WhatsApp dengan mengisi pilihan layanan berzakat atau mengusulkan menjadi penerima zakat.
“Apabila ingin berzakat, maka akan dilanjutkan konsultasi. Kemudian zakat bisa dijemput sesuai permintaan. Sedangkan, apabila masyarakat mengajukan diri sebagai penerima manfaat, akan diberikan form untuk diisi dan dicek secara cepat oleh tim admin, setelah dinyatakan layak maka tim relawan akan mengantarkan paket pangan sesuai alamat penerima,” kata Diki.
Pihaknya berharap, layanan Zakat Care Line ACT Malang Raya ini bisa melayani kebutuhan masyarakat untuk menunaikan zakat dari rumah tanpa harus keluar rumah. Layanan ini sekaligus diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat yang terdampak ekonominya akibat wabah corona dan kebijakan PSBB di Malang Raya.
“Kami hadir untuk masyarakat Malang Raya dengan Layanan Zakat Care Line, sehingga bisa meluaskan kedermawanan dan manfaat untuk membantu saudara kita yang sedang susah,”Diki.
Ia menambahkan, layanan Zakat Care Line ini akan beroperasi hingga H-2 Lebaran dan akan berubah nama menjadi Humanity Care Line setelah Ramadhan usai. “Kita set up agar layanan ini bisa berjalan seterusnya, untuk saat ini menjadi Zakat Care Line untuk menangani zakat dan kedepannya akan di set sebagai Humanity Care Line untuk membantu kebutuhan umum,” tandasnya. (mut)

Tags: