Warga Minohorejo Tuban Mengeluh Akibat Tak Dapat PSKS

hud-Wadul Wartawan 1Tuban, Bhirawa
Beberapa kali priode kepala desa (Kades) di desanya tak pernah mendapat kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) program Simpanan Keluarga Sejahatera (PSKS) ?dari pemerintah ?, Amik Anwar warga RT 04 RW 03 Dusun Gowah, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang Tuban wadul ke Kantor Balai Wartawan dan mengayuh sepeda angin hingga puluhan kilometer (KM).
Pria yang berusia 57 tahun tersebut rela ngontel dengan jarak sekitar 27 kilometer dari kediamannya ke Balai Wartawan Tuban yang ada di Jalan Pramuka, Tuban atau sekiatar 52 KM (PP) untuk mengadu kepada wartawan bahwa dirinya dan banyak warga miskin lainnya yang tidak mendapatkan dana kompensasi BBM tersebut. Padahal, tidak sedikit warga yang cukup mampu ekonominya tapi tetap menerima uang PSKS sebesar Rp 200 ribu perbulan tersebut.
”Saya sudah beberapa kali lapor ke pihak desa dan pihak kecamatan, tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya. Saya melapor bahwa saya dan beberapa tetangga yang tergolong tidak mampu tidak dapat uang dari pemerintah. Tapi warga yang mampu kok malah dapat,” ungkap Amik Anwar, saat di Balai Wartawan Tuban kepada sejumlah wartawan.
Menurutnya, dia mengeluh kepada wartawan karena laporannya tidak direspon oleh pihak Desa Minohorejo maupun pihak Kecamatan Widang. Dengan harapan, keluhan masyarakat miskin ini bisa didengar oleh pihak yang berwenang. ”Saya berharap dengan keluhan ini masyarakat miskin bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah,” harap amik.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Minohorejo Zainul Arifin saat dikonfirmasi Bhirawa (7/1) mengaku sudah berulang kali mengusulkan pada pemerintah, akan tetapi data yang keluar, lagi-lagi yang diterima adalah data lama. “Saya harus bagaimana, kita sudah berulang kali mengusulkan berdasarkan fakta yang, kalau mereka ini memang benar-benar tidak mampu, bahkan dua periode sebelum saya menjabat juga katanya sudah diusulkan oleh pak Sekdes,” kata Zainul Arifin.n [hud]

Tags: