Warung Biru Daun, Penyetor Pajak Kuliner Rp 100 Juta Setahun

Warung dan Cafe Biru Daun Situbondo, salah satu pembayar pajak senilai 100 juta setahun setelah memasang alat Tapping Box. Ini menopang PAD Pemkab Situbondo dari sektor kuliner. [sawawi/bhirawa]

(Genjot PAD, Pemkab Gagas Program Tapping Box)
Situbondo, Bhirawa.
Untuk mendongkrak peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pajak makanan dan minuman (mamin) di Hotel dan Restauran Situbondo, saat ini Pemkab Situbondo menggagas program Tapping Box. Dari program inovasi baru ini, Pemkab Situbondo akan mampu menghimpun pendapatan senilai 10 kali lipat dari pendapatan sebelumnya. Tapping Box ini merupakan sebuah alat monitoring transaksi usaha secara online yang dipasang dimesin kasir untuk menghitung setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha.
Imam Hidayat, owner Warung dan Cafe Biru Daun Situbondo, mengaku, tempat usaha miliknya sudah menggunakan alat Tapping Box sejak Desember 2019 silam. Kebijakan pemasangan alat ini, aku Imam Hidayat, untuk mendukung program Pemkab Situbondo dari sektor pendapatan pajak.
“Ini untuk mendukung pembangunan di Situbondo berjalan dengan maju yang bisa diambilkan dari kontribusi pajak pelaku usaha khusus kuliner. Sebagai warga Situbondo kami harus sadar dan taat pajak,” tegas pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Situbondo.
Masih kata Imam, pemasangan alat Tapping Box, secara riil tidak berdampak sepi bagi kesinambungan Warung dan Cafe Biru Daun Situbondo karena pelanggan (konsumen) sudah memahami bahwa pemungutan pajak untuk peningkatan PAD Kabupaten Situbondo. Imam secara detail menegaskan, pemasangan alat itu sesuai dengan anjuran Bupati Situbondo agar semua restoran dan rumah makandi Situbondo menggunakan alat Tapping Box.
“Kami memang pertama kali menggunakan alat ini karena kesadaran untuk membayar pajak. Ini murni untuk mendukung pembangunan Situbondo kedepan agar bisa berjalan dengan baik,” kupas mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Situbondo itu.
Imam kembali menuturkan, saat ini kontribusi setoran pajak dari Warung Biru Daun sebesar 7-8 juta/bulan. Jika dikalkulasi selama setahun, lanjut Imam, pajak yang disetor Warung Biru Daun berkisar Rp 100 juta selama memakai alat Tapping Box.
Imam menerangkan, setoran pajak sebebsar 10 persen secara online langsung masuk ke kasda Pemkab Situbondo setelah ada transaksi di Warung Biru Daun Situbondo. “Setiap hari transaksi akan kelihatan sehingga pembayaran pajak juga akan kelihatan. Kami bisa bisa mengontrol keuangan mulai dipasang alat ini sejak Desember 2019 lalu. Jika pembeli lebih ramai, pembayaran pajak setahun bisa tembus diatas 100 juta,” papar Imam Hidayat.
Sementara itu Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi mengakui Pemkab Situbondo menggagas program penggunaan Tapping Box, untuk meningkatkan PAD dari sektor pajak makanan dan minuman di Hotel dan Restoran serta Rumah Makan yang ada di Situbondo.
Kata Wabup Yoyok, inti dari pemasangan alat ini terletak pada kesadaran objek pajak agar jujur dalam setiap melaporkan transaksi. “Ini nanti diberlakukan secara bertahap. Nanti secara bersama sama akan diberlakukan pada semua hotel dan rumah makan serta hotel di Situbondo. Kami dengan Bupati masih merumuskan agar semua sadar akan pajak karena pemungutan ini tidak membebani PHRI, melainkan dibebankan kepada konsumen,” pungkas Wabup Yoyok.[awi]

Tags: