Waspada La Nina

HM Irsyad Yusuf

HM Irsyad Yusuf
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf meminta seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap puncak La Nina yang terjadi di tengah pandemi saat ini.
Menurutnya, dengan tetap menjaga kondisi kesehatan dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), imunitas tubuh tetap terjaga. Sehingga dapat terhindar dari penyakit.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan agar selalu jaga kesehatan selama pandemi. Tingginya frekuensi hujan deras yang sangat berpotensi mengguyur setiap saat dampak La Nina. Dan ini harus benar-benar kita waspadai bersama,” ujar HM Irsyad Yusuf, Kamis (5/11).
Gus Irsyad panggilan akrabnya menjelaskan upaya pencegahan terhadap serangan penyakit di musim hujan juga terus dilakukan oleh Pemkab Pasuruan.
Melalui Dinas Kesehatan, pemetaan dan mitigasi terhadap potensi serangan DBD secara intens harus dimonitoring. Sehingga diharapkan mampu mereduksi tren kasus penyakit DBD di Kabupaten Pasuruan ke depannya.
“Disiplin dalam penerapan PHBS di masa pandemi terutama selama puncak La Nina adalah sebuah keharusan. Terlebih hujan deras merata dalam waktu lama berakibat banjir, sangat berpotensi menyebabkan DBD. Banjir ini bukan banjir tahunan, tapi karena dampak anomali cuaca La Nina,” jelas Gus Irsyad.
Dalam kesempatan yang sama, untuk mengantisipasi bencana hidrologi yang sangat berpotensi terjadi sebagai dampak badai La Nina, harus melakukan pemetaan dan mitigasi bencana berdasarkan hasil analisa para ahli klimatologi.
Terlebih juga intens berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), baik BMKG Tretes, Juanda maupun BMKG Pusat untuk menggali data-data dan analisa terbaru kondisi cuaca.
“Selain berkoordinasi dengan BBWS Provinsi Jatim, Pemkab Pasuruan juga akan melakukan mitigasi bencana. Diantaranya dengan evakuasi pembersihan sampah di seluruh DAS yang melewati Kecamatan yang menjadi daerah langganan banjir,” papar Gus Irsyad.
Pejabat nomer satu di Kabupaten ini menambahkan tentang kesiapsiagaan lainnya juga harus ditingkatkan di musim hujan yang ekstrim saat ini. Sehingga imbas badai La Nina di perairan Samudra Pasifik dapat direduksi dan minimalisir.
“November-Desember ini curah hujan sangat tinggi. Saya sudah tetapkan kondisi darurat siaga bencana dampak La Nina per 1 November 2020. Untuk itu butuh kesiapsiaagaan dan koordinasi BPDD dan Forkopimda. Besok akan kami gelar Apel Siaga Bencana. Karena itu, Pak Lurah, Camat dan layanan kesehatan kita harus segera disiapkan sebagai upaya preventif,” kata Gus Irsyad. [hil]

Rate this article!
Waspada La Nina,5 / 5 ( 1votes )
Tags: