Waspadai Lonjakan Harga Pangan, TPID Kota Kediri Sidak Pasar

Kota Kediri, Bhirawa
Mewaspadai lonjakan inflasi pada akhir tahun, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa pasar yang ada di Kota Kediri.
Sidak pasar dilakukan Tim Gabungan beberapa diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bank Indonesia, Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Polres, dan Satpol-PP Kota Kediri. Data inflasi bulan November 2020, dari BPS Kota Kediri mengalami kenaikan sebesar 0,44%.
“Disperindag memantau perkembangan stabil dengan Sidak ke pasar – pasar ini. Ada yang naik sedikit cuma cabai, Alhamdulillah masih terkendali. Sidak ini untuk menekan laju inflasi yang ada di kota Kediri,” kata Kepala Disperindag Kota Kediri, Tanto Wijohari, Selasa (22/12).
Tanto juga mengungkapkan terjadi kenaikan harga cabai disebabkan situasai serta kondisi tahunan di buka Desember mengalami kenaikan dan penurunan harga menjelang akhir tahun.
Di pasar Stono Betek, harga cabai mengalami kenaikan sejumlah 2000 rupiah. Disebutkan untuk komoditas pangan lain seperti sembako mengalami harga stabil. Sementara penurunan harga terjadi salah satunya kebutuhan telur dari Rp27 ribu ke Rp26 ribu.
“Kenaikan terjadi dikomoditas cabai, nanti kita koordinasi dengan dinas pertanian dan ketahanan pangan. Biasanya mengalami naik turun,” terangnya.
Tanto menegaskan, untuk menekan fenomena kenaikan harga Sembako dan bahan pokok lain di akhir tahun. TPID Kota Kediri telah melakukan pemantauan oleh Tim Operasi Pasar. ”Selain pasar tradisional nanti juga menyasar pasar modern seperti Hypermart, Golden, dan Supermarket lainnya,” tutupnya. [van]

Tags: