Wawali Batu Sarankan Siswa Prioritaskan Mapel Sesuai Bidangnya

25-sidak-PSPenyusutan Pelaksanaan Unas
Batu, Bhirawa-
Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) yang menyusut dari empat hari menjadi dua hari, membuat beban yang ditanggung para siswa menjadi berat. Dengan adanya enam mata pelajaran (Mapel) yang diujikan, para siswa disarankan untuk memprioritaskan pelajaran yang menjadi bidangnya, meskipun harus mengorbankan salah satu pelajaran yang lain.
Hal ini disampaikan Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan pra unas di beberapa sekolah. “Dalam¬† pelaksanaan Unas sekarang, dalam sehari para siswa harus mengikuti ujian dua mata pelajaran, kasihan para siswa. Untuk itu tidak menutup kemungkinan ada salah satu mata pelajaran yang terpaksa dikorbankan. Karena siswa harus mengejar nilai baik untuk mata pelajaran yang sesuai dengan bidangnya. Misalnya siswa bidang IPA, maka nilai pelajaran IPA-nya harus bagus,”papar Punjul Santoso, Senin (24/3).
Sudah dekatnya pelaksanaan Unas, yaitu pada April mendatang, maka Pemkot Batu meminta agar semua pihak yang terlibat dalam penyelenggraan unas benar-benar siap. Termasuk pengadaan dan penyediaan soal unas.
Dalam sidak yang dilakukan di SMK Islam dan SMAN 1 Batu, ditemukan adanya kesalahan cetak pada nomor soal. Maksudnya, ada beberapa nomor soal yang tidak ada sehingga bisa mengakibatkan kebingungan peserta unas. Detailnya, pada pelaksanaan pra unas kemarin, parea peserta tidak menemukan soal nomor 4 dan nomor 14.
Tak hanya itu, dalam petunjuk yang dibuat untuk para pengawas Unas, ternyata ada ketidaksamaan antara petunjuk di SMK Islam dan SMAN 1. “Jangan sampai hal seperti ini terjadi pada saat sudah pelaksanaan unas. Untuk itu semua panitia penyelenggara harus benar-benar melakukan pemeriksaan terhadap alat pendukung unas ini,” tegas Punjul.
Diketahui, untuk pelaksanaan Unas di tahun ini prosentase nilai unas dinaikkan menjadi 70 persen. Sementara nilai ujian sekolah hanya 30 persen. PAdahal sebelumnya hanya 60 persen kelulusan ditentukan dari nilai unas dan 40 persen nilai sekolah.Hal ini juga akan ikut memberatkan atau meningkatkan beban yang ditanggung para siswa.
Adapun alasan menaikkan prosentase nilai unas karena saat ini unas dijadikan pertimbangan masuk perguruan tinggi negeri. Artinya, ada peran perguruan tinggi negeri di unas saat ini, karena itu sekarang lebih kredibel. Hal ini yang menjadikan prosentasi unas dinaikkan. Dengan kenaikan ini, para siswa dituntut mempersiapkan diri secara intensif. Paling tidak, soal-soal try out dibuat lebih selektif dan ditambah soal-soal yang biasa dipakai untuk SBMPTN.  [nas]

Tags: