Widyaiswara Berpeluang Jabat Plt Hingga Eselon I

Heru Tjahjono

Dampak Kosongnya 17 Jabatan di OPD
Pemprov Jatim, Bhirawa
Jumlah pejabat eselon II di Pemprov Jatim yang memasuki masa pensiun terus bertambah. Hingga Maret mendatang, tercatat sebanyak 17 OPD yang mengalami kekosongan jabatan. Terbaru, kekosongan terjadi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim setelah pejabat eselon II di OPD tersebut dilantik sebagai pejabat fungsional ahli utama Widyaiswara (WI).
Kepala Bakesbangpol Jatim Jonathan Judianto dilantik sebagai WI oleh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Kamis (18/2) kemarin. Heru mengatakan, Jonathan semula memang akan memasuki masa pensiun. Namun, pihaknya mengajukan usulan WI dan SK-nya sudah turun. “Mulai besok (hari ini) sudah bisa melaksanakan tugasnya sebagai widyaiswara,” tutur mantan Bupati Tulungagung dua periode tersebut.
Sementara kekosongan jabatan Kepala Bakesbangpol Jatim, Heru mengaku masih akan menunggu pengisian oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Namun, Jonathan bisa saja tetap memimpin Bakesbang sebagai pelaksana tugas (Plt).
Sebab WI yang merupakan pejabat fungsional utama diperbolehkan diusulkan menjadi Plt sampai dengan level jabatan tinggi madya. “Itu diperbolehkan, tapi menunggu SK Plt dari ibu gubernur,” ungkap Heru yang akrab disapa Pak Carik tersebut.
Menjadi Plt, lanjut Heru, batas waktunya adalah sampai dengan diisi pejabat baru yang definitif.
Sementara itu, Kepala BKD Jatim Nurkholis menambahkan, berdasarkan surat edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang memberi peluang pejabat fungsional ahli utama bisa menjadi Plt sampai dengan jabatan tinggi madya atau hingga level eselon I. Hanya saja, untuk level sekda usulannya harus sampai ke Mendagri. Sementara setingkat eselon II cukup sampai di BKN. “Kalau kemarin-kemarin tidak pernah ada ya ini baru . Tapi ini juga masih diusulkan. Karena tenaganya masih dibutuhkan untuk mengurusi masalah Covid-19,” ujar Nurkholis.
Lebih lanjut Nurkholis mengatakan, fungsional utama untuk WI di Jatim ini ada 33 dan saat ini sudah penuh. Memang ada beberapa Sekda kabupaten / kota yang mengajukan tetapi sudah penuh. Maka harus menunggu jika ada yang sudah pensiun baru bisa diisi kembali.
“Tapi selektif, karena yang dari madya juga ada yang mau naik. Selain itu beberapa kepala OPD Pemprov juga ada yang mengajukan seperti Pak Pur (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM),’ pungkas Kholis.
Seperti diketahui, 17 kepala OPD yang kosong saat ini antara lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wadir Penunjang Pendidikan dan Penelitian, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Bakorwil Madiun, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kepala BPBD Jatim, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Selain itu, kekosongan juga terdapat pada Direktur RSU Haji, Direktur RSUD dr Soedono, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air, Kepala Bappeda Jatim Kepala Dinas ESDM, Kepala Bakorwil Pamekasan, Kepala Bakorwil Jember, Kepala Dinas Peternakan dan Kepala Bakesbangpol. [tam]

Tags: