Wujudkan Bangun Bondowoso dari Pinggiran, Bupati Hadir Ditengah Warga

Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin hadir ditengah-tengah warga Gentong Kecamatan Taman Krocok, untuk wujudkan membangun Bondowoso dari daerah pinggiran. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Untuk mewujudkan misi membangun Kabupaten Bondowoso dari daerah pinggiran. Bupati Drs KH Salwa Arifin memiliki cara yang sederhana namun sangat menyentuh, yakni dengan hadir, terjun langsung ditengah-tengah warganya.
Mengapa demikian, karena dengan acara yang dikemas dengan ‘Ngopi Bareng Bersama Forkopimda dan Masyarakat Desa Gentong’, orang nomor satu di Bondowoso itu bisa bertatap muka langsung dan memberikan arahan serta menerima beberapa curhatan, keluhan dari masyarakatnya di Balai Desa setempat, Jumat malam (24/1).
Kesempatan pun tak disia-sia, seperti diantaranya Kepala Desa Gentong Kecamatan Taman Krocok, Misyono mengungkapkan bahwa dari 12 dusun di desa Gentong itu. Ada 2 dusun yang masih terbilang terisolir, terkait dengan akses jalan yang belum di aspal dan belum tersambungnya aliran listrik.
“Karena untuk dana APBD kami tidak mampu untuk biaya akses jalan. Mudah mudahan ada suntikan dana untuk pembangunan desa Gentong, khususnya 2 dusun yang akses jalannya sulit serta masih belum adanya listrik,” harapnya.
Lalu kemudian, dari beberapa petani pun mengeluhkan bahwa pada musim tanam saat ini, para petani sangat kesulitan mendapatkan pupuk.
Akan hal itu, Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin mengatakan, bahwa acara ini memang bertujuan dalam rangka pembangunan dari daerah pinggiran, yakni untuk mendengarkan keluhan masyarakat. Dan pihaknya pun telah menampung semua aspirasi dari warganya.
“Terkait 2 dusun yang tidak teraliri listrik, mudah mudahan dalam waktu dekat ini bisa teraliri listrik, asalkan warga masyarakat Gentong ini selalu tetap menjaga daerahnya agar selalu tetap kondusif,” katanya.
Menurutnya, desa-desa di pinggiran, memiliki keadaan yang lebih rendah daripada desa-desa yang ada di perkotaan. Maka perlu diperhatikan, agar ada kesamaan dengan yang ada di perkotaan.
“Kehadiran kami disini sudah merehab Masjid dan BMCK serta 3 unit rumah RTLH. Desa Gentong ini sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk membangun Bondowoso melalui desa desa pinggiran,” paparnya.
Sementara untuk mencapai tujuan-tujuan yang lain kata dia, juga memerlukan kekompakan, serta terciptanya kondusifitas yang dilaksanakan oleh seluruh pihak, tak terkecuali warga di Desa Gentong.
“Maka seperti disampaikan oleh Pak Kapolres tadi yang mengingatkan, kita masyarakat Gentong ini harus kondusif dan kompak,” imbaunya.
Bupati Salwa menilai, bahwa
kondusif yang dimaksud tak lain, yakni dalam keadaan aman, tenang, dan tentram. Dengan tidak ada tindakan yang kriminal, pertikaian, perseteruan, akan tetapi semuanya bersatu.
“Mudah-mudahan Gentong ini ke depan terus aman dan tentram,” harapnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Drs KH Salwa Arifin, Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah, Dandim 0822 Letkol Inf. Jadi, Sekretaris Daerah Syaifullah, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah lainnya.
Pantauan Bhirawa, pada acara ‘ngopi bareng itu’ dilakukannya Nonton Bareng (Nobar) hasil proses renovasi Masjid di Sumber Jeruk dan pembangunan RTLH oleh jajaran Kodim 0822 Bondowoso serta Film Sang Kyai.
Informasi yang di himpun, kegiantan ‘Ngopi Bareng bersama Forkopimda’ tersebut, merupakan kegiatan rutinitas Pemeritahan daerah Bondowoso yang akan dilaksanakan setiap Bulan di pingiran Desa. Dan selaku koordinator adalah Dandim 0822 Bondowoso. Tujuannya, agar bisa memajukan dan mewujudkan Bondowoso yang lebih melesat di segala bidang. [san]

Tags: