Wushu, Paralayang, Tinju Cabor Paling Berprestasi di Masa Pandemi

Ketua KONI Kota Batu, Drs Mahfud (tengah berbaju coklat) bersama dua wakil ketua saat memberikan refleksi prestasi olah raga di Kantor KONI setempat, Senin (28/12).

Kota Batu, Bhirawa
Hampir selama tahun 2020 ini iklim pembinaan olah raga diselimuti pandemi Covid 19. Namun KONI Kota Batu masih mampu berprestasi dengan mengumpulkan sebanyak 51 medali mulai perunggu, perak, hingga emas. Wushu, paralayang dan tinju menjadi Cabang Olah Raga (Cabor) terbanyak sumbangkan medali. Karenanya ketiga Cabor ini memiliki pagu tertinggi dalam memberikan bonus atlet.
Menurut Ketua KONI Kota Batu, Drs Mahfud, pagu anggaran yang diberikan kepada masing – masing Cabor tak sama antara satu dengan yang lain. Ini bergantung pada prestasi yang diraih Cabor itu.
“Kita berpedoman pada Olah Raga (OR) prestasi. Makanya kami juga memberian penghargaan kepada Cabor yang meraih prestasi. Hal ini dilakukan dengan memberian bonus kepada atlet yang berprestasi,” ujar Mahfud dalam konferensi press yang dilakukan di Kantor KONI Batu, Senin (28/12).
Adapun pagu tertinggi yang disediakan KONI Batu sebesar Rp70 juta. Dan tiga cabor yang menyumbangkan medali terbanyak tahun ini adalah wushu, paralayang, dan tinju. Otomatis ketiga Cabor ini mendapatkan pagu anggaran tertinggi dari 32 Cabor binaan KONI Batu. Dari 51 medali yang dikumpulkan KONI Batu di tahun ini. Sebanyak tujuh diantaranya disumbangkan Cabor Wushu dengan rincian dua emas, dua perak, tiga perunggu.
“Kita mengirimkan sebanyak lima atlet dalam Kejurnas Wushu yang digelar secara virtual untuk nomor taolu atau seni. Dan dari kelima atlet ini berhasil mendapatkan tujuh medali,” jelas Mahfud.
Dengan prestasi ini maka kelima atlet Wushu ini diproyeksikan untuk mengikuti Porprov Jatim.
Diketahui, di masa pandemi ini yang bisa menggelar even kejuaraan adalah Cabor yang memiliki nomor seni. Selain Wushu, Cabor yang telah menggelar kejuaraan nomor seni ataupun perorangan yaitu, karate, badminton, jiu jitsu, tenis meja dan tenis lapangan, paralayang, dan tinju. Dan sebanyak 43 atlet Kota Batu telah mengumpulkan 51 medali dari Cabor itu.
Sebagai bentuk penghargaan, KONI Batu tahun ini mengucurkan bonus sebesar Rp103,5 juta sebagai bonus kepada para atlet berprestasi. Besaran bonus itu hanya 25% dari bonus yang diberikan di tahun 2019 yang mencapai Rp400 jutaan.
“Memang tahun ini banyak PB Cabor maupun Pengprov Cabor yang tidak bisa menggelar kejuaraan akibat adanya pandemi Covid 19. Dan di masa new normal atau kebiasaan baru ini, Cabor yang bisa menggelar even hanya Cabor yang memiliki nomor seni ataupun perorangan,” pungkas Mahfud. [nas]

Tags: