XL Siap Bersaing di Bisnis Data

Bisnis data menjadi tantangan yang besar bagi seluruh operator seluler.

Bisnis data menjadi tantangan yang besar bagi seluruh operator seluler.

Surabaya, Bhirawa
Tantangan bisnis di industri telekomunikasi 2015 ini semakin berat, apalagi eranya sudah berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk menjawab tantangan itu PT XL Axiata Tbk (XL) menyatakan siap bersaing dengan operator seluler khususnya di bisnis data.
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, Minggu (11/1) menyatakan, siap bersaing menghadapi tantangan industri tahun ini dan beberapa tahun ke depan, perusahaan harus siap melakukan perubahan. Salah satu langkah perubahan yang dilakukan dengan transformasi reorganisasi dengan mengangkat Dian Siswarini sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan XL.
Hasnul berharap, dengan bergabungnya kembali Dian Siswarini yang cukup memiliki pengalaman di industri telekomunikasi akan semakin memperkuat XL dalam menghadapi tantangan ke depannya. Memasuki tahun 2015 dan masa mendatang, Perseroan menghadapi berbagai tantangan untuk dapat tetap berkompetisi dalam bisnis telekomunikasi.
‘’XL dituntut untuk tanggap dan siap menghadapi tantangan dengan cara baru terhadap perubahan kebutuhan pelanggan yang dinamis, peningkatan kualitas layanan dan customer experience, kesiapan XL menyediakan teknologi terdepan, serta meningkatkan shareholders value,’’ tambah Hasnul.
Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Perseroan XL, Dian Siswarini menambahkan, ke depan XL ingin menjadi leader di bisnis data, ini seiring dengan perubahan yang terjadi pada karakter pelanggan dan masyarakat.
Menurut Dian, pada tahun-tahun sebelumnya merupakan era tradisional, sekarang berganti ke era digital dan seluruh strategi yang dilakukan juga tak lepas dari digital services. ‘’Seluruh lini bisnis mulai dari penjualan, layanan, transaksi tak akan lepas dari layanan digital. Digital service sendiri memiliki fitur yang berbeda dengan industri telekomunikasi dan ini masih menjadi pekerjaan rumah semua operator,’’ jelasnya.
Sedangkan disisi lain terkait agenda paska RUPSLB mengenai realisasi teknologi 4G LTE di tahun 2015 ini, untuk area XL East Region I khususnya di Surabaya kini masih dalam tahap trial. Dan jenis perangkat 4G yang sedang diuji coba itu masih di lingkup frekuensi 5 Mhz.
Deputy CCO XL East and North, Kencono Wibowo juga menjelaskan, untuk babak komersialisasi teknologi 4G LTE, kini di Surabaya masih dalam tahap trial. Dan proses trial ini merupakan penyesuaian sinkronisasi antara network dengan handsetnya. Dan babak komersiaslisasi itu masih menunggu ekspektasi menuju frekuensi 1800 Mhz agar penerapan teknologi 4G itu bisa maksimal.
Kencono menambahkan, untuk alokasi jaringan pihaknya juga perlu memetakan pengguna handset dan lokasi dimana selalu digunakan untuk koneksi data yang padat trafiknya. Sedangkan untuk perangkatnya, sudah dipasang di beberapa titik BTS yang sudah ada di Surabaya. [riq]

Rate this article!
Tags: