Yonzipur 5/ABW Siap Bantu PAM PSBB Surabaya Raya dan Malang Raya

Danyonzipur 5/ABW, Mayor Czi Slamet Riyadi (kiri) bersama Tim Nubika Yonzipur 5/ABW. [Oky Abdul Sholeh]

(Kerahkan Tim Nubika Khusus Covid-19)
Surabaya, Bhirawa
Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina atau Yonzipur 5/ABW siap membantu pengamanan (PAM) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya tahap kedua dan Malang Raya. Tim Nubika (nuklir, biologi dan kimia) disiapkan untuk dekontaminasi terhadap penyebaran COVID-19.
“Personel kami sewaktu-waktu siap dikerahkan dalam pengamanan maupun dekontaminasi penyebaran COVID-19,” kata Komandan Yonzipur (Danyonzipur) 5/ABW, Mayor Czi Slamet Riyadi dikonfimasi Bhirawa, Selasa (12/5).
Saat ini, sambung Slamet, sebanyak 20 personel sudah berjaga dan dibagi kedalam 3 titik, yakni di Kecamatan Sumberpucung, Kesamben dan Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pengerahan personel itu jauh sebelum ada rencana PSBB di Malang Raya.
“Sesuai dengan perintah dari Kodam V/Brawijaya, sebanyak 20 personel Yonzipur 5 sudah berjaga dan melakukan tugas sesuai fungsi dalam penanganan COVID-19 di Malang Raya,” jelasnya.
Pihaknya pun memastikan siap mengerahkan personel dan Tim Nubika apabila diminta perbantuan dalam PSBB di Surabaya Raya. Sesuai spesifikasi, Slamet mengaku kemampuan Tim Nubika ini dapat mengetahui apabila ada serangan biologi dan serangan kimia. Dan juga bertugas untuk mencegah apabila nanti ada serangan biologi dan serangan kimia.
Terkait virus corona, Slamet menambahkan, hal itu termasuk dalam tahapan serangan. Sehingga pihaknya bisa mengatasi dan melakukan upaya pencegahan supaya tidak menyebar. “Kami siap untuk pengamanan maupun dekontaminasi COVID-19 pada pelaksanaan PSBB di Surabaya Raya,” ucapnya.
Tak hanya personel, pihaknya mengaku Yonzipur 5 juga memiliki 1 unit mobil dekontaminasi dan 1 unit mobil strada rakitan untuk penyemprotan disinfektan, serta mengangkut personel. Slamet memastikan siap membantu pengamanan maupun dekontaminasi saat PSBB di Surabaya Raya maupun di Malang Raya.
“Total personel kami ada 496 orang, tapi semua terbagi dalam BKO di daerah-daerah. Yang pasti personel yang stand by ada 1 SKK. Baik personel maupun peralatan kita siap bergerak apabila dibutuhkan,” tegasnya.
Slamet menambahkan, meski siap dengan personel dan peralatan. Pihaknya masih menunggu petunjuk dan instruksi dari Kodam V/Brawijaya, terkait berapa jumlah personel yang dibutuhkan. Nantinya dari Kodam V/Brawijaya akan ada pertimbangan berapa personel yang siap dikerahkan dalam BKO PSBB di Surabaya Raya.
“Kami tinggal menunggu instruksi dari Kodam V/Brawijaya. Yang pasti Tim Nubika Yonzipur 5 siap dikerahkan. Sementara personel lainnya siap diperbantukan untuk membantu dalam hal pengamanan,” pungkasnya. [bed]

Tags: