Kurang Pas

Hotman Siahaan

Hotman Siahaan

Pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya Hotman Siahaan punya penilaian sendiri tentang model pemerintahan Indonesia. Menurutnya  Indonesia merupakan negara maritim dengan model pemerintahan agraris, dan kondisi ini kurang pas.
“Indonesia ini kan negara maritim, tetapi model pemerintahan yang diterapkan adalah agraris dan itu kurang pas,” katanya saat memberikan kuliah umum dalam sebuah seminar akhir pekan lalu di Surabaya.
Dalam kuliah umum bertema ‘Peran Negara Dalam Menjembatani Perekonomian Indonesia’ itu, Hotman mengatakan pemerintahan saat ini memang cenderung lebih ke arah pencitraan dan hal tersebut tidak digambarkan dalam Undang-Undang Dasar.
“Pemerintahan maritim itu digambarkan jika seorang nahkoda tidak boleh meninggalkan kapal sebelum seluruh penumpangnya selamat saat meninggalkan kapal,” katanya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut berbeda dengan pemerintahan agraris yang menjunjung tinggi tahta pemerintahan seorang raja. “Artinya, raja harus selamat paling akhir, sementara rakyatnya harus berjuang untuk menyelamatkan raja,” katanya.
Ia juga mengatakan, jika ingin meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan ekonomi jangan hanya berkaca pada pertumbuhan ekonomi. “Tetapi juga harus melihat pertumbuhan keadilan sosial supaya masyarakat itu bisa sejahtera secara menyeluruh,” katanya.
Menurutnya, saat ini pemerintah masih terjebak ke dalam kebijakan ekonomi paliatif, dimana kebijakan tersebut hanya bersifat mengurangi penderitaan ekonomi masyarakat tanpa mengobati penderitaan itu sendiri.¬† “Jika hal ini diteruskan, maka orang akan merasa jenuh dan komunikasi akhirnya menjadi alat kebohongan. Seperti pada saat kampanye, seolah-olah orang akan merasa hebat,” katanya. [geh]

Rate this article!
Kurang Pas,5 / 5 ( 1votes )
Tags: