Cabup Qosim Doakan Warga Hidup Berkualitas dan Miliki Pasar Ikan Modern

Cabup Qosim di tengah jamaah para ibu-ibu

Gresik, Bhirawa.
Meski mendung tebal di langit, namun acara sholawatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang diselenggarakan oleh ibu-ibu nelayan Dusun Karangtumpuk, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng. Tetap berlangsung dengan di hadiri

Cabup Moch Qosim, bertempat di tempat pelelangan ikan (TPI) nelayan berlangsung dengan lancar.

Menurut Ketua Panitia, Talfiyatin mengatakan, bahwa pengajian merupakan agenda tahunan yang digelar warga. Dan kehadiran Cabub Qosim tidak sekali dua kali datang, baik dalam kunjungan formal maupun non formal. Karena itu, masyarakat sini sudah sangat familier dan kenal.

“Acara ini, sebagai ungkapan rasa cinta kami kepada Rasulullah. Kami juga melakukan doa bersama, agar seluruh warga selalu diberkahi Allah SWT. Meski dikemas sederhana, namun acara ini berlangsung khidmat dan meriah karena jamaah yang hadir cukup banyak.”ujarnya.

Sementara Suliatun mengatakan, bahwa menyukai gaya ceramah Pak Qosim yang dikenal serius tapi santai. Juga materi ceramah yang disampaikan oleh mudah dipahami oleh para jamaah. Serta ada selingan guyonan khas membuat jamaah tidak bosan, padahal ceramah berlangsung hampir dua jam.

“Sebelum acara, memang ada satu dua orang warga yang berpikiran jika acara ini akan dijadikan ajang kampanye. Tapi kenyataannya itu tidak terjadi, Cabub Qosim bijaksana dan pandai menempatkan diri. Kepada jamaah berpesan untuk selalu berdoa dan bersalawat, saat suami mereka melaut. Agar suami senantiasa dilindungi Allah SWT, dari mara bahaya serta diberi banyak rejeki yang barokah.,” ucap Hj Siti Shofiya, salah seorang jamaah.

Cabup Qosim setelah bersalawat sambil berceramah, diujung acara mendoakan warga Desa Campurejo, khususnya warga Dusun Karangtumpuk. Agar kualitas hidup mereka mengalami peningkatan dari segala aspek mulai keagamaan, kesehatan, perekonomian, pendidikan, dan lain sebagainya.

“Saya doakan nelayan Karangtumpuk bisa memiliki pasar ikan modern, yang memiliki jaringan pemasaran luas. Sehingga ikan hasil tangkapan nelayan bisa terjaga kualitasnya, kemudian bisa masuk ke restoran elite di kota besar,”Kata Cabub Qosim yang diamini seluruh jamaah. [kim]

Tags: