Orang Tua Jangan Terpancing Rumor Bocoran Soal

Achmad Iskandar

Achmad Iskandar

DPRD Jatim, Bhirawa
Rumor adanya kunci jawaban dalam Ujian Nasional (UN) tingkat SMP , Senin (5/4), memaksa Komisi E DPRD Jatim meminta para orang tua dan masyarakat untuk tidak terpancing dan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan rasa percaya diri pada si anak didik.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Achmad Iskandar menegaskan rumor beredarnya kunci jawaban memang sengaja diciptakan untuk mengganggu pelaksanaan UN. Padahal kalau ditelusuri hampir semua jawaban yang beredar tidak benar. Apalagi ini sifatnya kasuistis dan tidak perlu digeneralisir.
”Untuk itu diminta kepada semua orangtua dan masyarakat tidak perlu menanggapi, apalagi sampai membesarkan masalah tersebut yang justru menguntungkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Yang pasti yang dibutuhkan saat ini adalah menumbuhkan kepercayaan diri dan kejujuran bagi si anak didik,”tegas politikus asal Partai Demokrat, Kamis (1/5).
Iskandar juga meminta agar pelaksanaan UN di semua tingkatanĀ  tidak dijadikan momok bagi para siswa. Pelaksanaan ujian Negara, menurutnya sebagai sesuatu yang lumrah.
”Sebenarnya untuk menghindari adanya joki cukup mudah. Diantaranya tidak menjadikan pelaksanaan Unas sebagai momok yang menakutkan dan mematikan. Artinya ujian negara adalah hal yang biasa dan soal-soal yang diberikan sesuai dengan pelajaran yang ada. Dan yang terpenting si anak harus ditanamkan kejujuran serta kepercayaan diri,”lanjut Iskandar dengan nada intonasi tinggi.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sugiri Sancoko. Menurutnya, munculnya joki disetiap pelaksanaan Unas dikarenakan orangtua dan masyarakat sendiri yang tidak memiliki kepercayaan diri jika anaknya akan lulus dengan nilai baik.
Alhasilnya, mereka mencari jalan instan untuk mendapatkan nilai tinggi yang ini justru akan merugikan si anak didik sendiri. Karena dia mengganggap untuk mendapatkan nilai baik tidak perlu belajar, tapi cukup punya uang untuk membeli jawaban.
”Untuk itulah peran orangtua dan guru disini sangat penting. Dimana si anak harus disadarkan untuk mendapatkan hal yang terbaik harus berusaha sekuat tenaga. Selain faktor kejujuran dan rasa percaya diri menjadi kunci agar si anak lulus Unas,”tambah pria yang juga mantan wartawan ini. [cty]

Tags: