Pemkab Sidoarjo Tak Persoalkan Monev 48 SKPD Diberitakan

Layanan KependudukanSidoarjo, Bhirawa
Monitoring dan Evaluasi (Monev), baik tentang penggunaan anggaran maupun kinerja di 48 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Sidoarjo, diekspose Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo.
Monev tahun 2014 ini penting untuk dipaparkan, agar diketahui kendala dan hambatan apa selama tahun anggaran 2014. Monev ini nantinya sebagai bahan dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2015-2020.
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, yang hadir dalam kegiatan ini berharap agar SKPD perhatian terhadap hasil Monev yang dilakukan Tim Bappeda, mulai triwulan pertama sampai triwulan keempat itu.
”Supaya tahu masalah dan kendala yang dihadapi di institusinya, misalnya kendala-kendala apa dalam mewujudkan Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) kok selama ini belum bisa terbangun,” ujar Saiful Ilah, Senin ( 15/12) kemarin, di ruang rapat delta karya Setda Sidoarjo.
Sementara Kepala Bappeda Sidoarjo, Ir Sulaksono,menyampaikan, tiap triwulan Tim Monev selalu membuat laporan tentang evaluasi laporan kerja anggaran dan hasil kerja semua SKPD di Kab Sidoarjo.
”Monev ini harus diekspose, harus kita paparkan, ini keharusan, harus dilakukan, bukan untuk mencari salah tapi demi perbaikan selanjutnya,”¬† kata Sulaksono.
Dari hasil Monev ini, kata Sulaksono, ada SKPD yang prosentasenya tinggi, sedang, rendah bahkan  sangat rendah, terhadap penggunaan anggaran maupun kinerjanya. Makanya Monev sangat perlu disampaikan, supaya tak terulang dan bisa diminimalisir bila ada kendala dan hambatannya. [ali]

Keterangan Foto : Sulaksono

Tags: