Jatim Siap Gelar Pemilihan Legeslatif

Pemprov Jatim, Bhirawa
Masyarakat Jawa Timur siap menggunakan hak pilihnya dalam pemilu Legislatif , tanggal 9 April besok.  Kondisi sosial politik  disebut sangat kondusif  untuk pelaksanaan pemilihan dalam Pemilu tahun ini.
“Jatim¬† is ready”, tegas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim, Zaenal Muhtadien , Senin(7/4).
Menurut Zaenal, dari hasil pantauan Bakesbangpol Jatim , saat ini dari 38 kabupaten/kota tidak menunjukkan adanya titik-titik kerawanan akan pendukung dari partai-partai yang mengikuti Pileg.
“Dari infomasi yang kami terima, semuanya aman dan kondusif. Tidak ada kerawanan yang serius,” katanya ketika dikonfirmasi Bhirawa, Senin (7/4).
Kondisi kondusif bagi pelaksanaan pemilu 2014 juga dinyatakan oleh Satpol PP/Linmas Jatim. Berdasarkan pengambilan sampel kesiapan pelaksanaan pemilu yang dilakukan Pemprov jatim dan Kemendagri beberapa waktu lalu , Jatim dinyatakan siap.
Kepala Satpol PP Jatim, Drs Sutartib MSi mengatakan, selain pengambilan sample, Departemen Dalam Negeri dalam hal ini Dirjen PUM, Agung Mulyana berkesempatan mendatangi Jatim untuk mengetahui kesiapan dalam menyongsong pileg, diantaranya mendatangi Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bangkalan.
“Hasilnya luar biasa, di kedua daerah itu semuanya sudah siap dan terkoordinasi dengan baik untuk bisa menyukseskan Pileg,” kata Sutartib didampingi beberapa Kabidnya, Senin (7/4).
Satpol PP/Linmas sendiri telah membantu Kemendagri untuk pengambilan sampel kesiapan Pemilu 2014 di beberapa kabupaten/kota dalam empat Bakorwil.  Kabupaten/kota di Bakorwil I yang dijadikan sample adalah Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Nganjuk, Bakorwil II di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Jombang, Bakorwil III di Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, Bakorwil IV di Kabupaten Sampang dan Kabupaten Pamekasan.
Sementara untuk memantau perkembangan politik selama Pemilu legislative, bakesbangpol Jatim telah membentuk Posko Pemantau Pemilu.  Menurut Zaenal, pembentukan tim posko pemantau pemilu merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu sehingga pemilu berjalan lancar dan aman.
Untuk itu, anggota tim pemantau diminta untuk melakukan pemantuan seluruh tahapan pemilu terutama pada saat distribusi logistik pemilu, masa tenang dan pada saat pemungutan suara serta perhitungan suara.
“Tim pemantau ini mulai hari ini sampai pemilihan presiden 2014 dan tim pemantau ini langsung berkantor di Bakesbangpol Jatim. Di kabupaten/Kota,ya ketua tim pemantau yaitu Kepala Bakesbang. Dan kita akan online terus,”katanya. [rac]

Rate this article!
Tags: